AsMEN.ID | Magelang – Ramadan selalu menghadirkan kerinduan tersendiri. Kerinduan akan suasana sederhana, jajanan pasar yang akrab di lidah, alunan musik yang menenangkan, serta momen menunggu waktu berbuka dengan obrolan penuh kehangatan.
Nuansa itulah yang dihadirkan Atria Hotel Magelang melalui program Pasar Lawasan Ramadan 2026, sebuah konsep berbuka puasa yang mengajak tamu bernostalgia ke suasana Ramadan tempo dulu.
Sepanjang bulan Ramadan 2026, Atria Hotel Magelang mengusung konsep pasar Ramadan lawasan dengan sentuhan budaya tradisional yang kuat.
Nuansa tempo dulu terasa sejak tamu memasuki area hotel, mulai dari dekorasi bernuansa klasik, ornamen tradisional, hingga atmosfer pasar rakyat yang hangat dan akrab.
Beragam menu khas disajikan secara bergantian setiap hari melalui sistem rotasi menu, sehingga memberikan pengalaman berbeda di setiap kunjungan.
Sajian yang dihadirkan meliputi aneka takjil, gorengan, pancake, pasta, salad, buah potong, kebab shawarma, nasi kebuli, aneka jenang, buffet, jajanan pasar, hingga kuliner legendaris Mie Godhog Mbok Mur yang menjadi favorit banyak pengunjung.
Director of Sales Atria Hotel Magelang, Dyah Meta Arumsari, mengatakan konsep ini dihadirkan untuk menjawab kerinduan masyarakat terhadap suasana Ramadan masa lalu.
“Banyak orang ingin kembali merasakan Ramadan zaman dulu, bukan hanya dari makanannya, tetapi juga dari dekorasi dan suasana yang dihadirkan. Karena itu, kami mengemas Pasar Lawasan Ramadan sebagai pengalaman menyeluruh, termasuk staf yang mengenakan busana tradisional untuk memperkuat nuansa nostalgia,” ujarnya.
Suasana berbuka semakin semarak dengan kehadiran live entertainment yang dirotasi setiap hari, mulai dari musik gambus, keroncong, dangdut, hingga top 40. Hiburan ini menemani tamu sejak pukul 17.30 hingga 19.30 WIB.
Pasar Lawasan Ramadan 2026 ditawarkan dengan harga Rp113.000 per orang, dan Rp59.000 untuk anak-anak usia 5–10 tahun. Atria Hotel Magelang juga menyediakan pilihan Private Iftar bagi tamu yang menginginkan suasana lebih eksklusif, dengan harga Rp143.000 per orang dan Rp74.000 untuk anak-anak, dengan minimum reservasi 30 pax.
Tak hanya menghadirkan pengalaman kuliner, Atria Hotel Magelang juga menggandeng UMKM lokal Magelang di area Lakon Teras. Menariknya, transaksi UMKM dilakukan menggunakan alat tukar khusus berupa keping kayu, sebagai simbol transaksi tempo dulu yang menambah keunikan pengalaman pasar Ramadan.
Assistant Marcomm Manager Atria Hotel Magelang, Chintia Devi Okta Putri, menambahkan bahwa Ramadan juga dimaknai sebagai momentum berbagi.
“Setiap pembelian 1 pax iftar secara otomatis menyisihkan Rp5.000 yang akan disalurkan kepada kaum dhuafa dan anak yatim,” jelasnya.
Melalui Pasar Lawasan Ramadan 2026, Atria Hotel Magelang berharap dapat menghadirkan Ramadan yang lebih hangat, bermakna, serta mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Informasi dan reservasi dapat dilakukan melalui telepon (0293) 3219999 atau WhatsApp +62 858-7785-9999.(mmn)

Komentar