Terkini
Beranda » Berita » Film “Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa” Rilis Trailer, Hadirkan Pendekatan Humanis

Film “Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa” Rilis Trailer, Hadirkan Pendekatan Humanis

Asmen.id, Jakarta — Trailer resmi film Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa diluncurkan pada Senin, 26 Januari 2026, di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Peluncuran ini menandai kembalinya waralaba film Suzanna dengan pendekatan cerita yang lebih segar dan berfokus pada sisi kemanusiaan tokoh utamanya.

Film produksi Soraya Intercine Films ini menghadirkan Luna Maya sebagai Suzanna. Berbeda dari film-film sebelumnya, karakter Suzanna dalam film ini digambarkan sebagai manusia sepenuhnya sejak awal hingga akhir cerita, tanpa transformasi menjadi sosok arwah atau makhluk supranatural yang selama ini melekat kuat pada waralaba tersebut.

Luna Maya mengungkapkan bahwa pendekatan tersebut memberinya ruang lebih luas untuk mengeksplorasi emosi dan kedalaman karakter. Ia menyampaikan bahwa penggambaran Suzanna sebagai manusia utuh menjadi tantangan sekaligus pengalaman baru dalam karier aktingnya.

“Saya justru senang karena Suzanna di film ini adalah manusia utuh. Itu membuat saya bisa lebih mendalami emosi dan karakter dari sisi yang berbeda,” ujar Luna Maya.

Dalam proses pendalaman peran, Luna juga mempelajari gaya dialog serta intonasi khas almarhum Suzanna. Menurutnya, pelafalan dan penekanan dialog menjadi elemen penting yang terus dijaga selama proses syuting agar karakter tetap memiliki aura ikonik yang dikenal penonton lintas generasi.

Ahli Hukum Nilai Kasus Pemukulan Pengendara Melawan Arus Berpotensi Langgar Pasal 351 KUHP

Aktor Reza Rahadian mengungkapkan ketertarikannya terhadap film ini sejak pertama kali membaca naskah, yang kemudian mendorongnya untuk turut ambil bagian dalam proyek tersebut. (Asmen.id).

Aktor Reza Rahadian yang turut ambil bagian dalam film ini menyatakan ketertarikannya sejak pertama kali membaca naskah. Ia menilai cerita Santet – Dosa di Atas Dosa mengangkat isu kekuasaan, tekanan sosial, serta perlawanan individu yang relevan dengan realitas masyarakat saat ini.

“Cerita ini bicara tentang tekanan yang melahirkan perlawanan, dan dari situ muncul konsekuensi yang tidak selalu hitam putih,” kata Reza Rahadian.

Melalui proyek ini, Reza kembali bekerja sama dengan Soraya Intercine Films setelah 14 tahun. Ia menyebut kolaborasi tersebut sebagai momentum penting dalam perjalanan kariernya, terutama karena film ini menawarkan narasi horor yang berpadu dengan konflik psikologis dan moral yang kuat.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis menyampaikan bahwa film ini merupakan proyek yang menantang sekaligus emosional. Ia mengaku mendapat kepercayaan penuh dari produser untuk mengolah semesta Suzanna dengan pendekatan baru tanpa menghilangkan kharisma yang telah melekat sejak era film-film terdahulu.

Selain Luna Maya dan Reza Rahadian, film ini juga didukung oleh deretan pemain seperti Azis Gagap, Adi Bing Slamet, Ence Bagus, dan Budi Bima. Para aktor tersebut diarahkan untuk menahan improvisasi komedi dan lebih fokus pada pendalaman karakter, guna menciptakan atmosfer horor yang realistis. Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang di bioskop pada lebaran 2026 dan diharapkan menjadi babak baru dalam jagat film Suzanna dengan pesan tentang dosa, kekuasaan, dan kemanusiaan.  (***)

Perjuangan Futsal Indonesia Menuju Sejarah Baru Piala Asia Futsal 2026

× Advertisement
× Advertisement