Terkini
Beranda » Berita » Film Para Perasuk Tembus Kompetisi Utama Sundance 2026

Film Para Perasuk Tembus Kompetisi Utama Sundance 2026

Asmen.id, Jakarta —- Film panjang terbaru berjudul Para Perasuk berhasil mencatatkan prestasi internasional dengan terpilih sebagai salah satu dari sepuluh film yang akan berkompetisi dalam kategori World Cinema Dramatic Competition di Festival Film Sundance 2026. Ajang ini dikenal sebagai salah satu festival film paling bergengsi dan selektif di dunia.

Kabar tersebut disampaikan oleh produser film, Iman Usman. Ia menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut, mengingat ketatnya proses kurasi yang dilakukan oleh pihak Sundance terhadap film-film dari berbagai negara.

“Kami bangga karena Para Perasuk terpilih sebagai satu dari sepuluh film internasional yang berkompetisi di World Cinema Dramatic Competition Sundance 2026, sebuah seleksi yang sangat ketat dan prestisius,” ujar Iman Usman.

Film Para Perasuk disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, sineas yang dikenal lewat karya-karya bernuansa sosial dan kemanusiaan. Wregas menjelaskan bahwa film ini terinspirasi dari tradisi pesta kerasukan yang masih dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Wregas, ia ingin menghadirkan sudut pandang yang berbeda mengenai fenomena kerasukan. Dalam film ini, kerasukan tidak semata-mata ditampilkan sebagai elemen horor, melainkan sebagai bagian dari pengalaman manusia yang sarat makna emosional dan sosial.

Ahli Hukum Nilai Kasus Pemukulan Pengendara Melawan Arus Berpotensi Langgar Pasal 351 KUHP

“Film ini saya buat untuk membalik perspektif, bahwa kerasukan bukan hanya soal ketakutan, tetapi juga tentang cara manusia mencari kebahagiaan dan melepaskan beban hidup,” kata Wregas.

Aktor Angga Yunanda turut terlibat sebagai pemeran utama dengan memerankan karakter Bayu. Ia mengungkapkan bahwa peran tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam perjalanan kariernya sebagai aktor, karena menuntut eksplorasi emosi dan disiplin akting yang lebih mendalam.

“Memerankan Bayu membawa saya ke perjalanan baru dalam keaktoran, terutama dalam menggali sisi yang belum pernah saya eksplorasi sebelumnya,” ujar Angga Yunanda.

Sebelum terpilih di Sundance 2026, Para Perasuk telah lebih dahulu meraih CJ ENM Award dalam ajang Asian Project Market di Busan International Film Festival 2024. Film ini juga melanjutkan rekam jejak Wregas di Sundance, setelah film pendeknya Tak Ada yang Gila di Kota Ini berkompetisi pada 2020. Para Perasuk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia setelah penayangan perdananya di Sundance.  (***)

Perjuangan Futsal Indonesia Menuju Sejarah Baru Piala Asia Futsal 2026
× Advertisement
× Advertisement