Asmen.id, Jakarta——-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Dua Jakarta Timur menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak-anak yatim, piatu, dan duafa pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di kantor KPP Madya Dua Jakarta Timur yang berada di kawasan Jakarta Garden City (JGC) dan dihadiri oleh puluhan anak-anak binaan dari Yayasan Dharma Kasih Jakarta Timur serta Yayasan Tarbiatul Ummah.
Peringatan yang diselenggarakan dalam suasana bulan suci Ramadan itu menjadi momentum untuk menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara pegawai KPP Madya Dua Jakarta Timur dengan masyarakat di lingkungan sekitar.
Selain dihadiri jajaran pegawai KPP, kegiatan tersebut juga melibatkan pengurus yayasan, dan anak-anak yatim yang menerima santunan.
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Timur, Irwan Martis, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Irwan menegaskan bahwa Al-Qur’an seharusnya menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi pengingat agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Irwan dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan santunan kepada anak-anak yatim dan duafa merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang ingin terus dijaga oleh jajaran KPP Madya Dua Jakarta Timur.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pajak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Irwan menjelaskan bahwa dana pajak yang dihimpun negara pada akhirnya kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.
“Dana pajak digunakan untuk membangun jalan, menyediakan listrik, mendukung pendidikan, hingga berbagai program sosial bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Dharma Kasih Jakarta Timur, Wahyudin, menyampaikan apresiasi atas undangan serta perhatian yang diberikan oleh pihak KPP kepada anak-anak binaan yayasannya.
Ia menilai kegiatan santunan yang dilaksanakan pada momentum Ramadan memiliki makna yang sangat besar karena mampu menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Wahyudin menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga memberikan motivasi dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dapat diundang dalam kegiatan peringatan Nuzulul Quran sekaligus santunan untuk anak-anak yatim,” ujar Wahyudin.
Sementara itu, Ketua Yayasan Tarbiatul Ummah, di pimpin Ustazah Jannatun, juga mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh KPP Madya Dua Jakarta Timur melalui kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya awalnya berangkat dari kegiatan majelis Al-Qur’an yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya para ibu di wilayah Ujung Menteng, agar mampu membaca Al-Qur’an.
Menurutnya, kegiatan tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai program sosial, termasuk pembinaan dan santunan rutin bagi anak-anak yatim agar mereka tetap mendapatkan perhatian serta semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik. (***)
(Rizki)
