Business
Beranda / Business / Empat Musim Pertiwi tuntas pascaproduksi, first look dirilis

Empat Musim Pertiwi tuntas pascaproduksi, first look dirilis

screenshot 20260403 224920 drive

Asmen.id, Jakarta — Forka Films merilis first look film Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Jova) setelah menuntaskan proses color grading di Storm Post Production Studio, Amsterdam.

Perilisan ini menjadi penanda bahwa film terbaru karya sutradara Kamila Andini telah memasuki tahap akhir pascaproduksi dan siap melangkah menuju distribusi serta penayangan di bioskop Indonesia pada tahun 2026.

Color grading merupakan tahapan penting dalam proses pembuatan film karena berperan dalam menyempurnakan visual, mengatur keseimbangan warna, serta memperkuat atmosfer emosional yang ingin disampaikan kepada penonton.

Untuk memastikan kualitas visual yang maksimal, Forka Films menggandeng koloris internasional Peter Bernaers. Ia dikenal melalui sejumlah film dunia seperti What Happened to Monday, Raw, Mandy, Annette, dan Bergman Island.

Selain itu, Bernaers juga terlibat dalam film Titane karya Julie Ducournau yang meraih Palme d’Or di Festival Film Cannes 2021, serta Annette karya Leos Carax yang menjadi film pembuka festival tersebut pada tahun yang sama.

Pertemuan Reda Gaudiamo dan Sahabat Lama Hidupkan Kisah Nyata “Na Willa” di Surabaya

Produser Ifa Isfansyah menyatakan bahwa keterlibatan profesional internasional merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan standar produksi film Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.

Ia menjelaskan bahwa proses visual dalam film ini dirancang secara menyeluruh sejak tahap awal produksi hingga pascaproduksi. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga konsistensi artistik yang menjadi ciri khas karya Kamila Andini.

“Color grading menjadi fase penting untuk menyatukan rasa, ritme, dan emosi dalam setiap adegan. Kami ingin setiap visual memiliki kedalaman dan makna,” ujar Ifa Isfansyah.

Dari sisi pengembangan, Empat Musim Pertiwi telah melalui berbagai forum internasional seperti Berlinale Co-Production Market, CineMart Rotterdam, Venice Gap-Financing Market, dan Tokyo Gap Financing Market.

Film ini juga memperoleh dukungan dari sejumlah lembaga pendanaan global, antara lain Hubert Bals Fund, CNC Cinema du Monde, Sørfond, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, serta Vision Sud Est.

Kabid PIP Kota Probolinggo Tinjau Kebun Pisang Cavendish di LKSA Al Umah

Secara produksi, film ini merupakan kolaborasi lintas negara yang melibatkan Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Singapura, dan Polandia, mencerminkan skala kerja sama internasional dalam industri perfilman.

Empat Musim Pertiwi dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, dan Christine Hakim. Film ini diproduseri oleh Ifa Isfansyah bersama Anthony Chen dari Giraffe Pictures, Singapura, sebagai bagian dari upaya menghadirkan karya sinema Indonesia yang berkualitas dan relevan di kancah global.  (***)

 

(Rizki)

Ramban Ayu Ecoprint Siap Menembus Pasar Ekspor Ramah Lingkungan
× Advertisement
× Advertisement