Film Na Willa Tembus 150 Ribu Penonton, Angkat Pola Asuh Anak yang Hangat

Asmen.id, Jakarta——-Film Na Willa produksi Visinema Studios meraih apresiasi luas dari publik sejak tayang pada momen libur Lebaran 2026. Hingga kini, film keluarga tersebut telah ditonton lebih dari 150 ribu penonton di seluruh Indonesia dan menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat makna edukasi bagi orang tua dan anak.

Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film ini menghadirkan kisah sederhana tentang kehidupan anak-anak yang penuh imajinasi. Melalui pendekatan yang hangat dan visual yang memikat, Na Willa berhasil menghadirkan pengalaman sinematik yang menyentuh serta relevan dengan dinamika keluarga masa kini.

Apresiasi terhadap film ini salah satunya datang dari sineas Gina S. Noer. Ia menilai kekuatan film terletak pada detail cerita, visual, dan musik yang menyatu dengan baik. Ia mengatakan, “Ceritanya, magisnya, indahnya, detail cantiknya, suara dan lagu musiknya sungguh dibuat untuk pengalaman bersinema di bioskop.”

Gina juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa kemampuan Ryan Adriandhy sebagai sutradara terlihat dari cara ia merangkai cerita yang jujur dan penuh empati. Menurutnya, kecintaan terhadap dunia anak-anak dan sinema menjadikan film ini terasa hidup dan menyentuh berbagai lapisan emosi penonton.

Selain itu, film ini juga dinilai menghadirkan refleksi mendalam tentang proses menjadi orang tua. Gina mengungkapkan bahwa Na Willa seperti surat cinta bagi orang dewasa yang sedang menjalani fase pertumbuhan dalam hidup. Ia menuturkan, “Pada suatu waktu, ketika menjadi orangtua, ada rasa khawatir melihat anak-anak tumbuh di dunia yang tidak selalu indah, tetapi mereka tetap ingin merasakannya sendiri.”

Amiruddin Laupe : PSBM Sarana Ajang Perkuat Kedaulatan Negara

Dari sudut pandang psikologi, Aninda sebagai psikolog anak usia dini melihat film ini mengandung nilai penting dalam pola asuh anak. Ia menilai karakter “Mak” yang diperankan Irma Rihi mencerminkan pola authoritative parenting, yaitu pendekatan yang menggabungkan kehangatan dengan ketegasan dalam mendidik anak.

Aninda menjelaskan secara langsung bahwa pola tersebut membantu anak memahami batasan tanpa mengabaikan perasaan. Ia mengatakan, “Pola authoritative parenting membuat anak mampu memahami aturan sekaligus merasa dihargai emosinya, sehingga tumbuh lebih percaya diri dan mandiri.”

Sementara itu, karakter Na Willa yang diperankan Luisa Adreena digambarkan sebagai anak yang ceria, aktif, dan penuh rasa ingin tahu. Melalui kisahnya, film ini mengajak penonton melihat dunia dari sudut pandang anak-anak, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kehangatan, komunikasi, dan kepercayaan dalam keluarga.  (***)

 

(Rizki)

Clift Sangra Kenang Suzzanna Lewat Puisi Haru di Film Terbaru
Rizki Trainar: