Terkini
Beranda / Terkini / Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Polri Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Polri Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

1005732052

Asmen.id, Jakarta — Upaya pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan memasuki hari kedua. Pada Minggu, 18 Januari 2026, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Penemuan tersebut dilakukan oleh personel Ditsamapta Polda Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan saat melakukan penyisiran di medan pegunungan. Puing pesawat ditemukan sekitar pukul 10.00 WITA setelah tim melakukan pencarian intensif sejak pagi hari di area yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Direktur Samapta Polda Sulsel, Kombes Pol Brury Soekotjo A.P., S.I.K., membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa titik jatuh pesawat berhasil diidentifikasi berkat kerja keras personel di lapangan yang menyisir lokasi secara sistematis.

“Personel Sie Pammat Ditsamapta Polda Sulsel yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan telah menemukan titik jatuhnya pesawat beserta puing-puing material ATR 42-500 di area Gunung Bulusaraung,” ujar Kombes Pol Brury Soekotjo dalam keterangannya kepada awak media.

Operasi pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan melibatkan unsur gabungan dari Ditsamapta Polda Sulsel Unit Pammat, Satbrimob Polda Sulsel, TNI, Basarnas, serta BPBD setempat. Seluruh unsur bekerja terpadu untuk mempercepat proses pencarian di wilayah yang sulit dijangkau.

Program Gigi Anak Sehat Diluncurkan di Jakarta Timur, Munjirin Tegaskan Investasi Kesehatan Sejak Usia Dini

Untuk mengoptimalkan jangkauan, tim dibagi menjadi empat kelompok penyisir. Di bawah pimpinan Pelaksana Tugas Kasi Pammat AKP Acang Suryana, S.H., personel bergerak dari titik kumpul di Polsek Balocci menuju lereng Gunung Bulusaraung dengan peralatan SAR lengkap.

Setelah ditemukannya puing pesawat, fokus operasi dialihkan pada upaya evakuasi korban serta pengamanan lokasi kejadian. Langkah pengamanan dilakukan guna menjaga status quo lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Sebagian personel tetap disiagakan di posko terdekat untuk mendukung logistik dan koordinasi evakuasi. Ditsamapta Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus memberikan upaya maksimal dalam misi kemanusiaan ini serta menyampaikan perkembangan terbaru secara berkala kepada publik.  (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement