Terkini
Beranda » Berita » Masjid As-Syuhada Dipadati Jamaah pada Malam Pertama Tarawih di Cisereuh

Masjid As-Syuhada Dipadati Jamaah pada Malam Pertama Tarawih di Cisereuh

Kehadiran jamaah dari berbagai usia menunjukkan eratnya nilai religius dan sosial masyarakat. Asmen.id

Asmen.id, Purwakarta——-Antusiasme masyarakat menyambut bulan suci Ramadan terasa kuat di lingkungan RT 03 RW 06, Desa Cisereuh, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Hal itu terlihat dari ramainya jamaah yang memadati Masjid Jami As-Syuhada pada pelaksanaan salat tarawih perdana, Selasa (18/2/2026) malam.

Sejak menjelang waktu salat Isya, warga mulai berdatangan ke masjid. Jamaah dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, tampak memenuhi ruang utama hingga meluber ke area teras. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memulai ibadah Ramadan.

Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan ibadah malam itu. Wajah-wajah jamaah terlihat tenang dan khusyuk mengikuti rangkaian salat tarawih berjamaah. Kebersamaan yang terbangun menjadi gambaran kuatnya nilai religius dan sosial di tengah masyarakat setempat.

Sebelum pelaksanaan salat tarawih, H. Arip Prihandono ST menyampaikan tausiah singkat untuk memotivasi jamaah. Ia menjelaskan makna Islam sebagai bentuk kepasrahan diri kepada Allah SWT sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum peningkatan iman dan amal.

Ketua DKM Masjid As-Syuhada, H. M. S. Asep, menyampaikan bahwa jumlah jamaah yang hadir pada malam pertama sangat menggembirakan. Ia mengatakan kehadiran jamaah perempuan bahkan mencapai sekitar 60 persen dari total jamaah yang hadir.

Tarawih Perdana YDKJT Awali Pembinaan Ramadan 1447 H

Tak ada ruang kosong di dalam masjid hingga teras, jamaah berbondong-bondong menyambut Ramadan dengan penuh semangat. Asmen.id

“Alhamdulillah, jamaah yang hadir malam ini sangat banyak dan didominasi perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengurus masjid memberikan perhatian khusus pada kenyamanan jamaah perempuan. Pihak DKM menyiapkan prioritas ruang agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut.

“Kami berupaya memberikan tempat terbaik bagi jamaah, khususnya warga RT 03 RW 06,” tambahnya.

Selain itu, pengurus masjid juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah dalam menyambut Ramadan. Berbagai persiapan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib, aman, dan kondusif sepanjang bulan suci.

H. M. S. Asep berharap semangat kebersamaan dan kekhusyukan ini dapat terus terjaga hingga akhir Ramadan. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan salat tarawih di Masjid Jami As-Syuhada dilaksanakan sebanyak 11 rakaat sesuai tuntunan ulama, sehingga ibadah tetap berjalan selaras dengan syariat Islam.  (***)

Premiere Dunia Sold Out, Ghost in the Cell Tuai Apresiasi di Berlinale 2026

(Suyono).

× Advertisement
× Advertisement