Asmen.id, Jakarta —– Film Na Willa produksi Visinema Studios berhasil menembus lebih dari satu juta penonton di bioskop Indonesia. Pencapaian ini diumumkan di Jakarta pada 3 April 2026 dan menjadi tonggak penting bagi film keluarga yang tayang pada momentum Lebaran.
Film yang disutradarai Ryan Adriandhy ini menghadirkan kisah hangat tentang dunia anak-anak yang penuh imajinasi. Kehadirannya menjadi jawaban atas kebutuhan penonton akan tontonan keluarga yang sederhana, dekat, dan menyentuh.
Keberhasilan ini memperkuat posisi Visinema Studios sebagai rumah produksi yang konsisten menghadirkan film keluarga berkualitas. Capaian tersebut juga menunjukkan tingginya minat penonton terhadap cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Secara industri, raihan ini menjadi keberhasilan kedua berturut-turut bagi tim kreator yang sama setelah proyek sebelumnya. Kolaborasi antara Ryan Adriandhy bersama produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari kembali mencatatkan hasil signifikan di pasar film nasional.
Anggia Kharisma menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar angka penonton. Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan kerinduan keluarga Indonesia terhadap cerita yang hangat dan bermakna.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal bahwa penonton merindukan cerita yang dekat dan bisa dirasakan bersama,” ujar Anggia.
Ia menambahkan bahwa Na Willa dihadirkan sebagai ruang refleksi untuk kembali melihat dunia dari sudut pandang anak-anak. Menurutnya, kejujuran emosi dan kesederhanaan cerita menjadi kekuatan utama film ini.
“Film ini mengajak kita pulang untuk merasakan kembali kehangatan dan rasa ingin tahu seorang anak,” katanya.
Sementara itu, Ryan Adriandhy memastikan bahwa cerita Na Willa akan berlanjut ke film berikutnya. Ia mengungkapkan bahwa proses pengembangan sekuel telah dimulai dan kini memasuki tahap penulisan naskah awal.
“Film ini adalah awal, dan kelanjutannya sedang kami siapkan. Saat ini sudah masuk tahap draft skenario,” ujar Ryan.
Ryan juga mengapresiasi respons penonton yang datang dari berbagai kalangan usia. Ia menyebut antusiasme penonton dewasa menjadi salah satu hal yang paling berkesan dalam perjalanan film ini.
“Saya senang melihat banyak penonton dewasa ikut menikmati dan merasakan kebahagiaan dari film ini,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari aktor dan komika Ardit Erwandha yang menonton bersama keluarganya. Ia mengungkapkan kesan hangat dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim produksi.
“Film ini memberi pengalaman hangat bagi saya dan keluarga. Terima kasih untuk semua yang terlibat,” kata Ardit.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Ernest Prakasa. Ia menilai Na Willa sebagai film yang berkualitas dan layak dibanggakan oleh perfilman Indonesia.
“Ini film yang sangat bagus dan patut kita banggakan,” ujar Ernest.
Dari sisi cerita, Na Willa mengisahkan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang melihat lingkungan tempat tinggalnya sebagai dunia penuh keajaiban. Perubahan yang datang dalam hidupnya membuat ia belajar tentang arti bertumbuh dan merelakan.
Melalui pendekatan yang hangat dan penuh makna, Na Willa berhasil menjangkau berbagai generasi penonton. Film ini tidak hanya menjadi hiburan keluarga, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang mengingatkan kembali pada masa kecil dan pentingnya kebersamaan. (***)
(Rizki)