Asmen.id, Bekasi——Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung proses perbaikan Jalan I Gusti Ngurah Rai di wilayah Bekasi Barat, Kota Bekasi. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak.
Kegiatan tersebut diketahui melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dalam tayangan itu, terlihat sejumlah pekerja tengah melakukan perbaikan pada badan jalan yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan pengendara.
Perbaikan mulai dikerjakan sekitar 10 hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kota Bekasi mempercepat penanganan karena ruas jalan tersebut merupakan jalur padat kendaraan dan sempat terjadi beberapa insiden kecelakaan akibat permukaan jalan yang tidak rata serta adanya patahan.
Tri Adhianto menyampaikan bahwa sebagai kepala daerah, dirinya bertanggung jawab atas kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan dan penutupan sementara jalan berlangsung.

Kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah dan patahan kini mulai diperbaiki untuk meningkatkan keselamatan pengendara. Asmen.id
“Saya sebagai kepala daerah tentu bertanggung jawab dan mengucapkan permohonan maaf. Penutupan jalan ini mungkin menimbulkan hambatan, tetapi kami upayakan segera selesai,” ujar Tri Adhianto dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, proses perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu kurang dari satu minggu. Pemerintah Kota Bekasi berharap sebelum Lebaran ruas Jalan I Gusti Ngurah Rai sudah dapat kembali dibuka sehingga arus lalu lintas normal dan aktivitas warga tidak lagi terganggu.
Pekerjaan difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan paling berat, termasuk bagian jalan yang retak, patah, dan bergelombang. Kondisi tersebut sebelumnya dinilai berisiko tinggi bagi pengguna jalan meskipun telah dilakukan penambalan sementara.
Menurut Tri, rencana perbaikan sebenarnya telah dirancang sejak lama. Namun pelaksanaannya baru bisa direalisasikan setelah sejumlah kendala teknis terselesaikan. Pemerintah Kota Bekasi berharap hasil pengerjaan memiliki kualitas yang lebih baik agar jalan tersebut aman, nyaman, dan tahan lama, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran. (***)
(Rizki).
