Terkini
Beranda / Terkini / Pesawat ATR 42-500 Air Surveillance KKP Hilang Kontak, Total 10 Orang di Dalam Pesawat

Pesawat ATR 42-500 Air Surveillance KKP Hilang Kontak, Total 10 Orang di Dalam Pesawat

Screenshot 20260118 080913 YouTube

Asmen.id, Jakarta—Pesawat jenis ATR 42-500 yang dioperasikan oleh PT Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Informasi tersebut disampaikan dalam breaking news Asmen TV berdasarkan klarifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta pihak operator penerbangan.

Dalam keterangannya, KKP menyebutkan bahwa total penumpang di dalam pesawat berjumlah 10 orang. Jumlah tersebut terdiri atas tiga pegawai KKP dan tujuh kru pesawat PT Indonesia Air Transport yang sedang bertugas saat insiden terjadi.

Tiga pegawai KKP yang berada di dalam pesawat merupakan personel dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Mereka menjalankan misi air surveillance atau pengawasan udara di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.

Adapun ketiga pegawai KKP tersebut adalah Feri Irawan dengan pangkat Penata Muda Tingkat I yang menjabat sebagai analis kapal pengawas. Selanjutnya, Deden Mulyana dengan pangkat Penata Muda Tingkat I yang bertugas sebagai pengelola barang milik negara, serta Yoga Noval yang menjabat sebagai operator foto udara.

KKP menjelaskan bahwa keberadaan logo Kementerian Kelautan dan Perikanan pada pesawat tersebut berkaitan langsung dengan pelaksanaan misi pengawasan resmi yang dijalankan oleh para pegawainya. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat.

Program Gigi Anak Sehat Diluncurkan di Jakarta Timur, Munjirin Tegaskan Investasi Kesehatan Sejak Usia Dini

Sementara itu, dari pihak PT Indonesia Air Transport disampaikan bahwa kru pesawat yang berada di dalam pesawat berjumlah tujuh orang. Mereka terdiri atas Kapten Andi Dananto, Muhammad Fan Gunawan, Risto Adi, Di Murdono, serta dua awak kabin, Lorencea Lolita dan Ester Aprilia.

Perwakilan PT Indonesia Air Transport menyatakan bahwa sebelumnya sempat beredar informasi jumlah kru yang tidak sesuai. “Kami sampaikan klarifikasi bahwa kru yang on board berjumlah tujuh orang,” ujar perwakilan perusahaan dalam keterangan resminya.

Terkait proses pencarian dan penyelidikan penyebab hilangnya kontak pesawat, KKP menegaskan bahwa seluruh penanganan diserahkan kepada Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Kementerian Perhubungan. KKP menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan proses pencarian. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement