Asmen.id, Jakarta —– Film laga Indonesia Ikatan Darah merilis trailer final yang menampilkan adegan aksi intens dan penuh kekerasan visual. Film produksi Uwais Pictures** ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 30 April 2026. Selasa, (14/4/2026).
Peluncuran trailer dilakukan di Jakarta pada 13 April 2026 sebagai bagian dari promosi menjelang penayangan. Dalam cuplikan tersebut, penonton disuguhkan rangkaian adegan laga cepat dan dinamis yang dirancang untuk memberikan pengalaman menegangkan di layar lebar.
Trailer ini memperlihatkan konflik antar karakter dalam kelompok Geng Mafia Primbon. Beberapa tokoh ditampilkan dengan gaya bertarung khas, seperti penggunaan senjata tajam oleh Boris, gaya brutal Macan, serta pertarungan emosional antara Mega dan Dini yang memiliki hubungan personal.
Sutradara Sidharta Tata menjelaskan bahwa film ini mengusung pendekatan sinematografi yang berbeda, terutama dalam pengambilan gambar adegan laga. Ia menilai unsur visual menjadi bagian penting untuk membangun kedekatan penonton dengan cerita.
Ia menyampaikan bahwa konsep kamera dalam film ini dirancang untuk mengikuti pergerakan aksi secara langsung. “Yang menarik, kamera dibuat seolah ikut berantem agar setiap adegan terasa lebih nyata dan imersif,” ujar Sidharta Tata.
Film ini juga menjadi debut penyutradaraan layar lebar bagi Sidharta Tata di genre laga. Dalam proses produksinya, ia bekerja sama dengan Iko Uwais sebagai produser eksekutif yang turut memberikan kontribusi dalam pengembangan koreografi aksi.
Selain menonjolkan intensitas pertarungan, film ini mengangkat unsur lokalitas Indonesia melalui penggunaan teknik bela diri tangan kosong serta senjata tradisional seperti golok dan celurit. Pendekatan ini menjadi ciri khas yang membedakan film ini dari produksi laga lainnya.
“Pendekatan lokal menjadi dasar utama dalam merancang adegan aksi, termasuk penggunaan senjata tradisional yang dekat dengan kehidupan masyarakat,” kata Sidharta Tata menambahkan.
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor, di antaranya Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, serta Lydia Kandou. Sebelumnya, film ini telah melakukan pemutaran perdana di Fantastic Fest 2025 dan berkompetisi dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2025. (***)
(Rizki).